Riau – Tim Hibah Penelitian Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan kebakaran lahan gambut di Provinsi Riau sebagai bagian dari penelitian berjudul “Validasi Identifikasi Kebakaran Flaming dan Smouldering pada Lahan Gambut Menggunakan Pendekatan Penginderaan Jauh”. Penelitian yang diketuai oleh Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si. bersama dua anggota tim peneliti ini bertujuan untuk memvalidasi hasil interpretasi citra penginderaan jauh melalui observasi langsung di lapangan sehingga mampu meningkatkan akurasi identifikasi karakteristik kebakaran gambut, khususnya tipe flaming dan smouldering, yang selama ini menjadi tantangan dalam pemantauan kebakaran berbasis satelit.
Sorotan
REMBANG, 26 Juni 2026 – Eksistensi wilayah pesisir di Pantai Utara Jawa kini tengah menghadapi tekanan ganda yang dinamis, mulai dari degradasi geomorfologis, ancaman bencana hidrometeorologi, hingga ketimpangan penataan ruang permukiman. Guna menjawab tantangan pelik tersebut secara komprehensif, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (S2) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menerjunkan mahasiswanya dalam agenda akademik tahunan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tematik yang dilaksanakan secara maraton pada tanggal 22 hingga 25 Juni 2026. Mengambil lokasi fokus di Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati, rangkaian kegiatan lapangan KKL tahun ini secara khusus mengintegrasikan pendekatan multidisiplin yang memadukan perspektif bidang peminatan biotik, fisik, dan sosial demi mengidentifikasi potensi adaptasi sekaligus merumuskan rekomendasi strategi resiliensi wilayah yang berkelanjutan.
Yogyakarta – Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari proses evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa. UAS diselenggarakan pada 8–19 Juni 2026 sesuai kalender akademik yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan UAS semester ini mencerminkan implementasi asesmen berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai dasar dalam menentukan metode evaluasi mahasiswa. Oleh karena itu, pelaksanaan asesmen disesuaikan dengan karakteristik, kompetensi, dan luaran yang diharapkan dari setiap mata kuliah.
Yogyakarta, 8 Juni 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama University of Leeds (UoL), Inggris, memulai penjajakan kerja sama akademik melalui inisiasi Program Double Degree (DD) pada jenjang doktor (S3). Diskusi awal tersebut dilaksanakan secara daring pada Senin (8/6) dan melibatkan perwakilan dari Faculty of Environment University of Leeds serta sejumlah pimpinan fakultas, program studi, dan unit kerja terkait di lingkungan UGM.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional kedua institusi, khususnya pada bidang-bidang yang menjadi fokus Faculty of Environment University of Leeds, seperti transportasi, polusi lingkungan, sumber daya air, geologi, dan kajian lingkungan lainnya. Dari pihak University of Leeds hadir Prof. Dr. Guy Ziv (Professor in Socio-Environmental Systems), Prof. Dr. Zia Wadud (Professor of Mobility and Energy Futures), Dr Desy Ayu Pirmasari (Lecturer in School of Geography), serta Matthew Butler selaku International Partnerships Officer. Sementara itu, UGM diwakili oleh pimpinan Fakultas Geografi, Fakultas Teknik, Sekolah Pascasarjana, Direktorat Kemitraan dan Relasi Global (DKRG), serta pengelola program doktor terkait. Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UGM turut berpartisipasi dalam pertemuan ini melalui kehadiran Prof. Dr. Eko Haryono dan Dr. Priyaji Agung Pambudi.
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UGM melaksanakan Mini Project: Pencemaran Lingkungan Air sebagai bagian dari Mata Kuliah Hidrologi Lingkungan. Kegiatan ini bertujuan mengaplikasikan konsep hidrologi dan pencemaran air melalui penelitian lapangan pada berbagai badan air yang menghadapi tekanan lingkungan akibat aktivitas manusia. Mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok dengan lokasi dan fokus kajian yang berbeda sehingga menghasilkan lima studi kasus yang menggambarkan beragam permasalahan kualitas air di wilayah Yogyakarta, Surakarta, dan Bantul.
Dalam upaya mendorong kesadaran lingkungan dan menciptakan ekosistem perairan yang sehat, mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan menggelar kegiatan kunjungan kerja dan diskusi publik di Kelurahan Terban pada Selasa (26/5). Kegiatan ini mengangkat isu pencemaran Sungai Code serta membahas rencana jangka panjang rehabilitasi sungai dan perbaikan kualitas lingkungan di kawasan tersebut.
Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran perangkat Kelurahan Terban, dosen mata kuliah Kerekayasaan Lingkungan, Muhammad Sulaiman, S.T., M.T., D.Eng., serta mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan. Kegiatan diawali dengan diskusi mengenai kondisi lingkungan di Kelurahan Terban secara umum, dilanjutkan dengan pemaparan rencana pembangunan lingkungan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam beberapa tahun mendatang. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diminta memberikan saran dan masukan terkait penerapan rekayasa lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Persiapan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026 Program Studi Magister Ilmu Lingkungan terus dimatangkan. Sebanyak 12 delegasi mahasiswa kembali turun ke lapangan untuk melaksanakan survei tahap kedua yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 21 hingga 22 Mei 2026. Fokus utama pada survei lanjutan ini dititikberatkan pada pengurusan perizinan administratif, permintaan data penelitian, serta kesiapan akomodasi, transportasi, dan penginapan bagi seluruh peserta KKL.
Guna mengoptimalkan efisiensi waktu dan kelancaran operasional di dua kabupaten, rombongan mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelompok kerja utama, yakni Tim Perizinan Pati, Tim Perizinan Rembang, dan Tim Survei Rembang.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan 2026 yang mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Future”, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana telah melaksanakan kegiatan koservasi lingkungan dengan tema “Eco-Action, Climate Reaction: From Land to Water, We Act Together” pada Rabu, 20 Mei 2026, di kawasan DAS Bompon, Dusun Kalisari, Kecamatan Kalisari, Kabupatan Magelang, Jawa Tengah. Daerah ini juga telah mendapatkan penghargaan tertinggi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) RI sebagai Proklim Lestari melalui keunggulannya di bidang penyelamatan sumber daya air dan terus meakukan penanaman pohon di sekitar mata air.
TAIPEI – Tim Student Mobility Program Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada melanjutkan rangkaian kegiatan melalui kunjungan akademik ke laboratorium tanah di National Taiwan University. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan dan keberlanjutan, khususnya yang berkaitan dengan peran tanah dalam menopang sistem ekologi.
(Dokumentasi Kegiatan)
Kunjungan tersebut dipandu oleh Prof. Zeng-Yei Hseu, Guru Besar pada Department of Agricultural Chemistry NTU yang memiliki kepakaran di bidang soil science dan soil contamination. Dalam sesi diskusi, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai berbagai tantangan pengelolaan tanah, termasuk degradasi lahan dan pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
TAIPEI – International Student Mobility Program Program Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu implementasi kerja sama antara UGM dan National Taiwan University. Sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik serta membuka peluang kolaborasi lanjutan, tim UGM memperoleh kesempatan melakukan kunjungan balasan setelah sebelumnya pihak NTU berkunjung ke UGM pada tahun 2025. Kunjungan ini menjadi ruang diskusi antara UGM dan NTU terkait peningkatan implementasi kerja sama, khususnya dalam pengembangan riset di bidang lingkungan dan keberlanjutan.