Sukabumi, 5 September 2026 – Lengkapi rangkaian agenda Rakernas PEPSILI 2026, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan dan Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) ikuti kegiatan fieldtrip dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat di kawasan Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026). Mengusung semangat “Selamatkan Bumi dengan Aksi Nyata yang Berdampak”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran lapangan melalui Environmental Rapid Assessment dan kegiatan trekking.
Berita S2
Bogor, 4 September 2026 – Musyawarah Nasional (MUNAS) Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan Indonesia (PEPSILI) sukses diselenggarakan di Gedung Start-up Centre Lantai 5, STP-LKST IPB University, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini merupakan forum strategis bagi perguruan tinggi dan program studi rumpun ilmu lingkungan untuk memperkuat jejaring, konsolidasi organisasi, serta menyelaraskan arah pengembangan pendidikan dan keilmuan lingkungan di Indonesia. Tidak terlewat, Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan mengirimkan delegasi untuk aktif dalam kegiatan tersebut.
Bogor, 3 September 2026 – Momen penting dalam rangkaian Rakernas PEPSILI di IPB University, Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) ikuti sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri Desain, Perencanaan, Lingkungan, dan Arsitektur (LAM DEPILAR). Menjadi salah satu agenda utama, menjadi ruang pemahaman komprehensif mengenai perkembangan kelembagaan LAM DEPILAR, cakupan akreditasi, serta arah penyelenggaraan akreditasi program studi pada rumpun ilmu yang menjadi kewenangannya. Sesi ini dibersamai langsung oleh tim LAM DEPILAR yaitu Prof. Dr.-Ing., Ar. Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI.
Bogor, 3 September 2026 – Masih dalam rangkaian Rakernas Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan (PEPSILI), Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) aktif dalam Pelatihan Kompetensi bertajuk “Governance in Natural Resource and Environmental Management” yang diselenggarakan oleh kerjasama PEPSILI dan IPB University. Delegasi terdiri atas ketua program studi, koordinator penjaminan mutu, dosen, dan tenaga kependidikan. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas sivitas akademika dalam memahami tata kelola sumber daya alam dan lingkungan, sekaligus mengikuti perkembangan pengelolaan dan penjaminan mutu pendidikan tinggi di bidang Ilmu Lingkungan.
Bogor, 3 September 2026 – Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) turut berpartisipasi dalam International Workshop bertajuk “From Knowledge to Action: Strengthening Environmental Management and Governance through Multi-Stakeholder Engagement” yang diselenggarakan di Gedung Start-up Centre, STP-LKST IPB University, Kamis (3/9/2026). Workshop ini diselenggarakan dalam rangkaian Rakernas PEPSILI (Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan) yang mana bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PS-PSL) IPB University.
Yogyakarta, 15 Agustus 2026 – Minat Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), menyelenggarakan kegiatan defisiensi kuliah lapangan bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini mengajak mahasiswa menyusuri empat titik pengamatan yang membentang dari lereng Gunung Merapi hingga pesisir selatan Yogyakarta, yaitu kawasan Watu Gede (Argomulyo, Cangkringan, Sleman), kawasan Gunung Sempu (Bantul), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sewon, hingga Pantai kawasan Pantai Depok, Parangtritis, Bantul.
Yogyakarta, 10–14 Agustus 2026 – Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), menyelenggarakan kegiatan defisiensi bagi mahasiswa baru semester gasal 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari kerja di ruang kelas, sebagai rangkaian pembekalan sebelum mahasiswa mengikuti perkuliahan resmi. Kegiatan defisiensi ditujukan untuk menyamakan persepsi dasar mengenai ilmu lingkungan, mengingat mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan berasal dari beragam latar belakang jurusan S1. Melalui kelas-kelas ini, seluruh mahasiswa baru diharapkan memiliki bekal pemahaman yang setara sebelum menempuh perkuliahan inti.
Yogyakarta, 31 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melanjutkan upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang pengelolaan lingkungan melalui Pelatihan Dasar-Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Batch 3. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM bekerja sama dengan Program Studi Ilmu Lingkungan UGM dan diikuti oleh 33 mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan UGM. Pelatihan yang berlangsung pada 27–31 Juli 2026 ini dibuka oleh Dr. Endang Astuti, M.Si. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan memadukan pembelajaran secara synchronous dan asynchronous melalui Learning Management System (LMS).
Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui tim ahlinya terus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam penyusunan dokumen Inventarisasi Gas Rumah Kaca (IGRK). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi teknis dengan berbagai perangkat daerah dan instansi terkait di Kabupaten Kutai Barat pada 27–30 Juli 2026.

Kolaborasi tersebut diawali dengan koordinasi teknis antara Tim Ahli UGM dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Barat pada 27 Juli 2026. Pertemuan ini dilakukan untuk menyepakati ruang lingkup kegiatan, sumber data, serta target penurunan emisi yang akan menjadi bagian dari dokumen IGRK Kabupaten Kutai Barat. Proses tersebut sekaligus menjadi langkah penting untuk menyelaraskan metodologi, persepsi, dan validasi data antara pihak akademisi dan pemerintah daerah.
YOGYAKARTA, 22 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan prosesi pelepasan wisudawan pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu (22/7). Pada periode ini, sebanyak delapan lulusan yang terdiri atas tujuh lulusan Program Magister dan satu lulusan Program Doktor resmi menyelesaikan studi serta siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.