Jakarta, 17 Juni 2026 – Ketua Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Sudaryatno, M.Si., menghadiri Forum Ekonomi Hijau (FEH) 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) di Auditorium PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Jakarta. Forum Ekonomi Hijau 2026 mengangkat tema “Pengembangan Ekosistem dan Sumber Daya” sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan dan inisiatif konkret guna mempercepat implementasi ekonomi hijau di Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, lembaga keuangan, BUMN, pemerintah daerah, serta komunitas lingkungan untuk mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kebijakan dan pembiayaan ekonomi hijau, perdagangan karbon, transisi energi, ekowisata, hingga ekonomi regeneratif.
SDG 8
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan 2026 yang mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Future”, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana telah melaksanakan kegiatan koservasi lingkungan dengan tema “Eco-Action, Climate Reaction: From Land to Water, We Act Together” pada Rabu, 20 Mei 2026, di kawasan DAS Bompon, Dusun Kalisari, Kecamatan Kalisari, Kabupatan Magelang, Jawa Tengah. Daerah ini juga telah mendapatkan penghargaan tertinggi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) RI sebagai Proklim Lestari melalui keunggulannya di bidang penyelamatan sumber daya air dan terus meakukan penanaman pohon di sekitar mata air.
Yogyakarta, 4 Maret 2026 – Melanjutkan rangkaian persiapan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan menyelenggarakan kelas pembekalan teknis pertemuan pertama pada Rabu, 4 Maret 2026 di Ruang 406 Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada. Kelas ini dihadiri oleh 42 mahasiswa KKL dan difokuskan pada pematangan topik Struktur Vegetasi Mangrove dan Keanekaragaman Avifauna (burung). Sesi pembekalan ini diampu secara langsung oleh Dr. Priyaji Agung Pambudi, S.Pd., M.Si. Dalam pemaparannya, Dr. Priyaji memberikan arahan teknis yang sangat komprehensif mengenai metode pengambilan data lapangan, khususnya terkait aksesibilitas dan pemetaan zona pengamatan di kawasan pesisir Kabupaten Pati.
Yogyakarta 20 Oktober 2025 – Energi merupakan salah satu keperluan vital dalam pembangungan dan pengembangan sumber daya yang ada di bumi pertiwi. Keperluan energi selama ini bersumber dari bahan bakar fosil memerlukan transformasi ke sumber daya energi baru dan terbarukan atau EBET. Transformasi secara perlahan dapat mulai dari aspek pengetahuan, sumber daya pengelola dan pengembang serta ketersediaan infrastruktur yang memadai. Hal ini sebab sumber energi dari bahan bakar fosil telah memberikan dampak pada terjadinya perubahan iklim secara global atau climate change dan cenderung menimbulkan pemanasan secara global atau global warming. Salah satu aspek penting yang tidak boleh dilupakan bahwa pengembangan EBET sangat dipengaruhi dan mempengarui aspek sosial atau masyarakat di sekitar lokasi implant EBET.