YOGYAKARTA, 22 April 2026 – Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan prosesi pelepasan wisudawan pada Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu (22/4). Pada periode ini, sebanyak 16 lulusan resmi menyelesaikan studi dan siap melanjutkan kontribusi profesional maupun akademik di berbagai bidang lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.


(Dokumentasi Kegiatan)
Daftar wisudawan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan pada periode ini terdiri atas Annisa Ayu Fawzia, Baktida Revi Prasetyo, Bayu Pamungkas, Berlania Mahardika Putri, Boy Kurniawan, Cindy Amelina, Dwi Prayoga Ade Sarlita, Fathul Jannah, Herlin Mienatha Simbiak, Linta Aulia, Nur Idham Kholid, Prima Dinta Rahma Syam, Riana Ekawati, Rina Andriyaningrum, Roro Crisanthy Suparyanto, dan Witari Elya Utami.
Ketua Program Studi menyampaikan apresiasi atas perjuangan para lulusan yang telah menempuh proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian selama masa studi. Capaian ini menjadi bukti komitmen program studi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi multidisipliner untuk menjawab tantangan lingkungan di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Pelaksanaan wisuda juga bertepatan dengan Hari Bumi, dengan menyemarakkan semangatnya, para wisudawan diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, mitigasi perubahan iklim, pengendalian pencemaran, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan wisuda ini juga mencerminkan komitmen Program Studi Magister Ilmu Lingkungan UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi berkualitas, SDG 13 (Climate Action) melalui penguatan kapasitas lulusan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, SDG 15 (Life on Land) melalui pengembangan keilmuan untuk pelestarian ekosistem daratan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Ulyn Nuha