• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • PROGRAM MAGISTER
    • PROFIL
    • PENDAFTARAN
    • KURIKULUM
      • PERKULIAHAN
      • TUGAS AKHIR
    • AKADEMIK
      • KALENDER AKADEMIK
      • LAYANAN AKADEMIK MAHASISWA
      • AKREDITASI PRODI
  • PROGRAM DOKTOR
    • PROFIL
    • PENDAFTARAN
    • KURIKULUM
      • PERKULIAHAN
      • TUGAS AKHIR
    • AKADEMIK
      • KALENDER AKADEMIK
      • LAYANAN AKADEMIK MAHASISWA
      • AKREDITASI PRODI
    • RISET/PUBLIKASI
  • KONTAK
  • Beranda
  • Berita
  • UGM dan NCUE Bahas Peluang Kerja Sama Summer Course, Pertukaran Mahasiswa dan Dosen

UGM dan NCUE Bahas Peluang Kerja Sama Summer Course, Pertukaran Mahasiswa dan Dosen

  • Berita, Berita S2, Berita S3, Sorotan, Sorotan S2, Sorotan S3
  • 30 April 2026, 09.14
  • Oleh: muhammad.ulyn.n
  • 1

TAIWAN – Di sela rangkaian kegiatan the 2026 Annual Meeting of the Geography Society pada 25 April 2026, delegasi Universitas Gadjah Mada dan National Changhua University of Education menggelar pertemuan strategis untuk membahas peluang penguatan kerja sama akademik antara kedua institusi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Department of Geography NCUE, Assoc. Professor Chen Yi-Chin beserta tim, serta Ketua Program Studi S3 Ilmu Lingkungan UGM, Prof. Eko Haryono bersama delegasi UGM. Diskusi berlangsung hangat dengan fokus pada pengembangan program kolaboratif yang dapat segera diimplementasikan.

(Dokumentasi Kegiatan)

Beberapa agenda kerja sama yang dibahas meliputi penyelenggaraan summer course, pertukaran mahasiswa, serta pertukaran profesor dan dosen. Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperluas pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa sekaligus mendorong kolaborasi keilmuan antarpeneliti dari kedua universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Eko Haryono memaparkan struktur Program Doktor Ilmu Lingkungan UGM yang dirancang fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa program doktoral UGM memiliki dua jalur studi, yaitu by course dan by research, sehingga mahasiswa dapat menempuh pendidikan sesuai kebutuhan akademik serta arah penelitian masing-masing.

Menurutnya, skema tersebut memungkinkan mahasiswa mengembangkan kapasitas keilmuan secara lebih optimal, baik melalui penguatan landasan teori maupun pendalaman riset. Model pendidikan yang fleksibel ini dinilai menjadi salah satu dasar penting dalam membangun peluang kerja sama akademik dengan mitra internasional.

Melalui pertemuan ini, UGM dan NCUE menunjukkan komitmen bersama untuk memperluas jejaring pendidikan tinggi lintas negara serta menciptakan program kolaboratif yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang lingkungan, geografi, dan keberlanjutan.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education melalui penguatan akses pendidikan internasional, SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antarperguruan tinggi, serta SDG 13: Climate Action melalui pengembangan kerja sama riset lingkungan berkelanjutan.

Penulis: Tim Student Mobility Program

Tags: ilmu lingkungan SDG 13 SDG 17 SDG 4

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Komentar (1)

  1. Willem 6 hari lalu

    Semoga mendapatkan kesempatan itu untuk lebih semangat belajar

    Reply
Universitas Gadjah Mada

Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284
Telp. (+62) 858-6655-3174
Email: ilmulingkungan.pasca@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY