PARI, Jepang – Menghadapi meningkatnya risiko bencana pesisir akibat perubahan iklim seperti erosi, gelombang badai, dan kenaikan permukaan air laut, Pemerintah Indonesia melalui kerja sama dengan Jepang menyelenggarakan Program Pelatihan Proyek Pesisir Hijau–Abu-abu pada 22-28 Juli 2026. Program ini diselenggarakan di bawah kerangka kerja sama SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development) yang didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Science and Technology Agency (JST), bertempat di Port and Airport Research Institute (PARI) serta sejumlah lokasi pesisir di Jepang. Pelatihan ini bertujuan membangun kapasitas para peneliti dan perencana Indonesia dalam merancang pendekatan perlindungan pesisir yang berkelanjutan melalui penggabungan infrastruktur hijau seperti hutan bakau dan vegetasi pesisir dengan infrastruktur abu-abu seperti tanggul laut dan pemecah gelombang, yang dikenal sebagai Struktur Hibrida Hijau–Abu-abu. PARI sendiri merupakan lembaga riset nasional Jepang yang menjadi bagian dari National Institute of Maritime, Port and Aviation Technology (MPAT), dengan fasilitas eksperimental canggih termasuk Large Hydro-Geo Flume terbesar di dunia. Selama tujuh hari penuh, para peserta dari Indonesia dibekali dengan pengetahuan teoritis dan pengalaman langsung di lapangan untuk memahami secara komprehensif penerapan konsep hibrida dalam perlindungan pesisir.
Berita S3
YOGYAKARTA, 22 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan prosesi pelepasan wisudawan pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu (22/7). Pada periode ini, sebanyak delapan lulusan yang terdiri atas tujuh lulusan Program Magister dan satu lulusan Program Doktor resmi menyelesaikan studi serta siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa melalui partisipasi dalam forum internasional. Kegiatan ini diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Obninsk Tech Summer University yang diselenggarakan di Obninsk, Wilayah Kaluga, Rusia pada tanggal 21–27 Juni 2026. Partisipasi ini merupakan bagian dari Student Mobility Program yang bertujuan memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan akademik, serta memperkuat jejaring internasional sivitas akademika UGM.
(17/7/2026) Sekolah Pascasarjana UGM mendukung inisiatif dan partisipasi aktif para mahasiswa dalam forum internasional yang kredibel. Salah satunya adalah keikutsertaan mahasiswa Doktor Ilmu Lingkungan, Melania Hanny Aryantie, dalam International Conference on Coastal and Tropical Water Sustainability (ICOTWAS 2026) yang diselenggarakan secara hibrida pada tanggal 17 Juli 2026. Seminar ini mengangkat isu utama air dari berbagai aspek penelitian.

ICOTWAS 2026 menghadirkan keynote speakers dari beberapa negara (Australia, Jepang, Malaysia, dan India). Seminar ini menampilkan 28 paper hasil penelitian dari berbagai lembaga dan universitas. Selain negara asal keynote speakers, para peserta juga berasal dari Indonesia, Iran, Republik Czech, Pakistan, Bangladesh, dan Ethiopia.
Guangxi, Tiongkok – Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Probo Santoso, berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya dalam kegiatan Joint Lecture di sela rangkaian Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program yang berlangsung pada 11–25 Mei 2026. Forum joint lecture ini menjadi ajang pertukaran pengetahuan antara akademisi, peneliti, serta peserta pelatihan dari Indonesia dan Tiongkok.

Dalam kesempatan tersebut, Probo mempresentasikan penelitian berjudul “Harvesting Practices of Eucalyptus Plantations: Insights from Indonesian Case Studies.” Presentasi tersebut mengangkat praktik pemanenan hutan tanaman Ekaliptus di Indonesia berdasarkan sejumlah studi kasus, dengan membahas pendekatan pengelolaan pemanenan, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta berbagai pembelajaran yang dapat menjadi masukan bagi pengembangan pengelolaan hutan tanaman yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Guangxi, Tiongkok – Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional, dua mahasiswa doktoral Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Puji Lestari dari Program Studi Doktor Ilmu Kehutanan dan Probo Santoso dari Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, mengikuti Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Guangxi Eco-Engineering Vocational & Technical College (GEVTC) bekerja sama dengan China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) di Guangxi, Tiongkok, pada 11–25 Mei 2026. Program pelatihan internasional tersebut juga diikuti oleh sejumlah peneliti dan akademisi dari Indonesia.
Yogyakarta, 11 Juli 2026 – Setelah sukses menyelenggarakan Pelatihan Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Batch 1 pada akhir Juni 2026, Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memfasilitasi peningkatan kompetensi mahasiswanya melalui Pelatihan Dasar AMDAL Batch 2 (Angkatan 206) yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM. Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, mulai 6 hingga 11 Juli 2026, diikuti oleh 24 mahasiswa program magister dan doktoral Ilmu Lingkungan UGM secara daring melalui skema pembelajaran synchronous dan asynchronous. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara PSLH UGM dan Sekolah Pascasarjana UGM dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penilaian dan pengelolaan dampak lingkungan sekaligus memperluas akses mahasiswa terhadap pelatihan kompetensi yang tersertifikasi.
Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti kegiatan Sosialisasi Sistem Akreditasi LAMDEPILAR Rumpun Lingkungan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman terhadap transformasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh perguruan tinggi penyelenggara program studi rumpun ilmu lingkungan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Purworejo, 15 Mei 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kolaborasi Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Air Tanah Dalam untuk Mencukupi Kebutuhan Air Bersih melalui Pola Kemitraan di Kabupaten Purworejo.” Kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi potensi airtanah dalam sebagai dasar penyediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Purworejo. Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Yogyakarta, – Sebagai upaya nyata dalam mencetak akademisi dan praktisi yang responsif terhadap tantangan ekologis global, Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan Dasar-Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang bekerja sama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM. Kegiatan yang berlangsung intensif secara daring dari tanggal 29 Juni hingga 4 Juli 2026 ini diikuti oleh 30 mahasiswa dari jenjang magister dan doktoral Ilmu Lingkungan UGM.