Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan seminar bertajuk “Funtastic Without Plastic: Save Nature for the Future” pada Sabtu, 31 Mei 2025, di Parangtritis Geomaritime Science Park, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema “Ending Plastic Pollution“, dengan menghadirkan dua pembicara yang memiliki keahlian berbeda namun saling melengkapi dalam isu lingkungan. Dr. Ir. Ammy Nurwati, M.M., yang menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, menyampaikan materi tentang “Konservasi Keanekaragaman Hayati di Indonesia” yang memberikan pemahaman mendalam tentang kekayaan biodiversitas Indonesia dan tantangan pelestariannya. Sementara itu, Daru Aji Saputra S.Si., Founder Yayasan Aksi Konservasi Yogyakarta, membahas “Peran Generasi Muda dalam Mengakhiri Polusi Plastik dan Melestarikan Ekosistem Pesisir” dengan fokus pada strategi praktis melibatkan generasi muda dalam upaya konservasi. Seminar dipandu oleh Dr. Priyaji Agung Pambudi, S.Pd., M.Si., Dosen Program Magister Ilmu Lingkungan UGM.
Berita
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di luar ranah akademik. Dua mahasiswi Sekolah Pascasarjana UGM, Dina Aprilia dan Wahyu Febriani, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang yang mengangkat isu-isu strategis di bidang kesehatan masyarakat dan pelestarian budaya.
(Dokumentasi Kegiatan)
Dina Aprilia, mahasiswi asal Tangerang, berhasil meraih posisi Top 4 Duta Kesehatan DIY Terfavorit. Motivasi Dina untuk mengikuti ajang tersebut berangkat dari latar belakang keluarga dan keilmuannya di bidang lingkungan yang sangat berkaitan erat dengan kesehatan. “Aku ikut ajang ini karena berangkat dari permasalahan kesehatan yang dialami keluarga. Aku ingin berdampak bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai kesehatan,” ujarnya.
Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengimplementasikan pendekatan inovatif dalam pendidikan lingkungan melalui mata kuliah Hidrologi Lingkungan yang diampu oleh Dr. Margaretha Widyastuti, M.T. Mata kuliah ini didesain dengan metode Problem-Based Learning (PBL) yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam mini project penelitian dengan tema penurunan atau pencemaran air dan dampaknya terhadap lingkungan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok kerja yang mengusulkan tema penelitian spesifik, menyusun proposal, melakukan pengamatan dan pengukuran lapangan, serta menganalisis data sekunder yang relevan. Tujuan pembelajaran ini mencakup peningkatan kepekaan dan kepedulian mahasiswa terhadap masalah lingkungan air, pengembangan kemampuan mengelola riset, penguatan keterampilan bekerja dalam tim, serta peningkatan kapasitas penyajian hasil riset dalam bentuk laporan dan presentasi ilmiah.
Yogyakarta, 12 Mei 2025 — Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) turut ikut serta dalam kuliah umum bertajuk “Green Growth : Suistainable Growth with Equity” yang diselenggarakan oleh The Yudhoyono Institute (TYI) bekerja sama dengan Stanford Doerr School of Sustainability. Kegiatan ini merupakan bagian dari Lecture Series ke-25 TYI yang digelar di Hotel Mariott Yogyakarta dan dihadiri oleh tokoh-tokoh global seperti Soesilo bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, Ban Ki-Moon, dan Dr. Arun Majumdar.
Magister Ilmu Lingkungan Laksanakan Studi Tanah dan Lingkungan Hidup untuk Pembangunan Berkelanjutan
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan Mata Kuliah “Tanah dan Lingkungan” di Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, pada Sabtu-Minggu, 3-4 Mei 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. rer. nat. Junun Sartohadi, M.Sc, dan Dr. Muhammad Anggri Setiawan, S.Si., M.Si. dengan tujuan untuk memberikan pengalaman empiris kepada mahasiswa dalam memahami interaksi antara karakteristik tanah, penggunaan lahan, dan dampaknya terhadap kualitas lingkungan serta dampak sosial secara menyeluruh.
Sabtu, 26 April 2025, sebanyak sembilan mahasiswa Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti kegiatan kuliah lapangan di Situs Song Terus, Museum Song Terus, dan Gua Tabuhan, Pacitan, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Lingkungan Budaya yang diampu oleh Dr. Dra. Niken Wirasanti, M.Si.
Kuliah lapangan ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa tentang hubungan manusia prasejarah dengan lingkungan alamnya, serta bagaimana adaptasi budaya awal membentuk lingkungan hunian. Observasi langsung dilakukan mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, didampingi oleh edukator dari Museum Song Terus, Anjar Laksita, serta staf teknis, Tulus Wahyudi.
Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama Fakultas Geografi UGM, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman Tripartit dengan Omar Al-Mukhtar University, Libya. Penandatanganan MoU ini menandai dimulainya kerjasama strategis dalam bidang pendidikan dan penelitian antara ketiga institusi. Prof. Eko Haryono berperan sebagai delegasi UGM dalam proses penandatanganan MoU tersebut, sembari melaksanakan penjajakan Kerjasama mahasiswa asing dan memberikan kuliah lapangan di Omar Al-Mukhtar pada 20-23 April 2025.
Prof. Eko Haryono, Dosen sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM), memberikan kuliah lapangan di kawasan Green Mountain Plateau, Libya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungannya ke Omar Al-Mukhtar University pada 20 hingga 23 April 2025. Kuliah lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pandangannya terhadap fenomena alam yang terjadi di kawasan karst tersebut. Kuliah lapangan ini diikuti dengan sangat antusias oleh mahasiswa Omar Al-Mukhtar University.
Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, UGM melakukan kunjungan strategis ke Omar Al-Mukhtar University, Libya, pada tanggal 20–23 April 2025. Kegiatan ini adalah lanjutan dari kunjungan strategis delegasi Sekolah Pascasarjana ke Mesir sebelumnya. Prof. Eko Haryono dan Dr. Sudaryatno dalam kegiatan ini melaksanakan promosi program doktoral kepada calon mahasiswa internasional dari Omar Al-Mukhtar University. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan akademik serta meningkatkan daya saing internasional melalui rekrutmen mahasiswa asing.
Doktor Ilmu Lingkungan, UGM kembali perkuat kualitas pendidikan dan penelitian dengan melaksanakan studi banding ke sejumlah universitas terkemuka di Mesir. Kunjungan ini dilaksanakan oleh Prof. Eko Haryono, Ketua Program Studi dan Dr. Sudaryatno, Koordinator Jaminan Mutu Program Studi di sela-sela mengikuti Konferensi Internasional pada 12-19 April 2025. Tiga universitas yang dikunjungi adalah Cairo University, Suez University, dan Ain Shams University.
(Dokumentasi Kegiatan)
Doktor Ilmu Lingkungan memilih ketiga universitas tersebut didasarkan pada reputasi akademik mereka di tingkat internasional, terutama dalam bidang selaras dengan ilmu lingkungan. Cairo University, menempati peringkat tinggi dalam QS World University Rankings di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Sementara Suez University dikenal dengan program kelautan dan konservasi pesisirnya. Adapun Ain Shams University merupakan salah satu institusi tertua dan paling berpengaruh di Mesir, dengan keunggulan dalam penelitian multidisipliner.



