Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Workshop Penulisan dan Motivasi Alumni bertajuk “Kiat Merancang S3 tanpa Harus Terlambat – Jangan Takut Gagal (Publikasi) karena Kegagalan adalah Guru Terbaik” selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 3–4 Agustus 2025, di Fakultas Geografi UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua dosen dan empat alumni dari Doktor Ilmu Lingkungan sebagai narasumber. Tak kurang dari puluhan peserta yang berasal dari mahasiswa empat program doktor di UGM—Doktor Ilmu Lingkungan, Doktor Ilmu Geografi, Doktor Kependudukan, dan Doktor Kajian Pariwisata—mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Pendidikan Berkualitas

Workshop Penulisan, dan Motivasi Alumni
“Kiat Merancang S3 tanpa harus Terlambat – Jangan Takut Gagal (Publikasi) karena Kegagalan adalah Guru Terbaik”
Rabu-Kamis, 3-4 September 2025
09.00 s.d selesai
Ruang Baca S3 Ilmu Lingkungan, Gd. B, Fakultas Geografi
Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mempertahankan Akreditasi Unggul dari BAN-PT berdasarkan SK No. 6881/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/S3/VII/2025, dengan masa berlaku hingga tahun 2030.
Capaian ini mencerminkan komitmen program studi dalam menjaga mutu pendidikan yang tinggi, baik dari sisi kurikulum, dosen, riset, maupun lulusan. Akreditasi ini sekaligus menegaskan posisi UGM sebagai institusi pendidikan unggulan di bidang ilmu lingkungan.
Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari kontribusi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan menyediakan pendidikan tinggi yang bermutu, inklusif, dan relevan bagi pembangunan berkelanjutan.
Yogyakarta, 21 April 2025 — Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan Internship Doctoral Program hasil kerjasama Sekolah Pascasarjana, Fakultas Geografi, dan Guilin University of Technology. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dan riset kepada mahasiswa antar universitas. Program ini juga merupakan langkah strategis dalam memperluas kolaborasi internasional, serta mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar sivitas akademika global.
Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada laksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Studi Mahasiswa pada hari Senin, 17 Maret 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh Ketua Program Studi, Koordinator Jaminan Mutu, serta seluruh mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memantau dan mengevaluasi progres studi mahasiswa.
(Dokumentasi Kegiatan)
Monitoring dan evaluasi studi mahasiswa selain berguna untuk mengetahui progress studi mahasiswa, juga berguna sebagai wadah mahasiswa untuk menyampaikan segala bentuk kendala atau hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam proses studi mereka. Kegiatan ini sangat penting dalam rangka memastikan bahwa setiap mahasiswa dapat memperoleh dukungan yang memadai selama menempuh studi, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Untuk mendukung hal ini, Doktor Ilmu Lingkungan menyediakan sebuah form yang dapat diisi oleh mahasiswa, di mana mereka diminta untuk mengungkapkan berbagai hal terkait studi mereka, mulai dari target yang ingin dicapai, capaian yang telah diraih, hambatan yang mungkin terjadi, hingga saran atau masukan yang dapat membantu memperbaiki proses studi mereka ke depan. Formulir ini dijadikan dasar bagi program studi dalam memberikan feedback yang konstruktif kepada setiap mahasiswa.
Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada menggelar Workshop Kurikulum pada Kamis, 23 Januari 2025, di ARTOTEL Suites Bianti, Yogyakarta. Workshop yang diselenggarakan secara luring dan daring ini dihadiri oleh program studi, mahasiswa, dosen, alumni, mitra, dan pengguna lulusan yang mana merupakan pemangku kepentingan lintas institusi, termasuk ketua program studi doktor ilmu lingkungan se-Jawa, perwakilan lembaga pemerintah, akademisi, serta organisasi lingkungan.
(Dokumentasi Kegiatan)
Dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si., kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun masukan guna merumuskan standar kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan UGM yang komprehensif dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta isu lingkungan mutakhir. “Kami bertekad menghasilkan kurikulum yang tidak sekadar memenuhi standar akademik, melainkan mampu mencetak doktor lingkungan yang siap memberikan solusi konkret untuk tantangan global,” tegas Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si., ketua pelaksana workshop.
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi suatu daerah. Di Dusun Kembang Sentikan, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, dosen bersama mahasiswa doktor Sekolah Pascasarjana UGM melakukan pemberdayaan masyarakat dengan tiga pendekatan utama: literasi riset, ramah lingkungan, dan mencintai seni. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan menghargai nilai-nilai budaya lokal.




