Yogyakarta, 29 September 2026 – Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), laksanakan diskusi kerja sama dengan Educational System Management Leadership (ESML), Faculty of Education, Chulalongkorn University, Thailand. Diskusi ini membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan kompetensi tenaga kependidikan dan program akademik lainnya. Pertemuan dihadiri oleh tim DIL UGM yang terdiri atas Dr. Priyaji Agung Pambudi, dosen sekaligus Koordinator Bidang Kerja Sama SPs UGM; Muhammad Ulyn Nuha, tenaga kependidikan bidang akademik; Septhia Adriati, tenaga kependidikan bidang keuangan; serta tiga mahasiswa DIL UGM. Sementara itu, ESML Chulalongkorn University diwakili oleh Professor Sukanya Chaemchoy, Ph.D., selaku Head of ESML Program, dan Dr. Poramet Charoynoot, dosen sekaligus sekretariat program.
international conference
Bogor, 3 September 2026 – Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) turut berpartisipasi dalam International Workshop bertajuk “From Knowledge to Action: Strengthening Environmental Management and Governance through Multi-Stakeholder Engagement” yang diselenggarakan di Gedung Start-up Centre, STP-LKST IPB University, Kamis (3/9/2026). Workshop ini diselenggarakan dalam rangkaian Rakernas PEPSILI (Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan) yang mana bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PS-PSL) IPB University.
Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa melalui partisipasi dalam forum internasional. Kegiatan ini diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Obninsk Tech Summer University yang diselenggarakan di Obninsk, Wilayah Kaluga, Rusia pada tanggal 21–27 Juni 2026. Partisipasi ini merupakan bagian dari Student Mobility Program yang bertujuan memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan akademik, serta memperkuat jejaring internasional sivitas akademika UGM.
(17/7/2026) Sekolah Pascasarjana UGM mendukung inisiatif dan partisipasi aktif para mahasiswa dalam forum internasional yang kredibel. Salah satunya adalah keikutsertaan mahasiswa Doktor Ilmu Lingkungan, Melania Hanny Aryantie, dalam International Conference on Coastal and Tropical Water Sustainability (ICOTWAS 2026) yang diselenggarakan secara hibrida pada tanggal 17 Juli 2026. Seminar ini mengangkat isu utama air dari berbagai aspek penelitian.

ICOTWAS 2026 menghadirkan keynote speakers dari beberapa negara (Australia, Jepang, Malaysia, dan India). Seminar ini menampilkan 28 paper hasil penelitian dari berbagai lembaga dan universitas. Selain negara asal keynote speakers, para peserta juga berasal dari Indonesia, Iran, Republik Czech, Pakistan, Bangladesh, dan Ethiopia.
Guangxi, Tiongkok – Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional, dua mahasiswa doktoral Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Puji Lestari dari Program Studi Doktor Ilmu Kehutanan dan Probo Santoso dari Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, mengikuti Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Guangxi Eco-Engineering Vocational & Technical College (GEVTC) bekerja sama dengan China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) di Guangxi, Tiongkok, pada 11–25 Mei 2026. Program pelatihan internasional tersebut juga diikuti oleh sejumlah peneliti dan akademisi dari Indonesia.
TAIWAN – Rangkaian International Student Mobility Program Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada berlanjut melalui kunjungan akademik ke The 921 Earthquake Museum of Taiwan, salah satu pusat pembelajaran kebencanaan yang menggabungkan pendekatan ilmiah dengan pengalaman lapangan dan dikenal luas di tingkat internasional. Kegiatan ini dipandu oleh Ci-Jian Yang dari Department of Geography National Taiwan University. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara menyeluruh mengenai gempa besar Taiwan tahun 1999 atau Chi-Chi Earthquake, serta perubahan besar yang terjadi setelah peristiwa tersebut dalam sistem mitigasi bencana nasional Taiwan.
TAIWAN – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa melalui partisipasi dalam forum internasional. Kegiatan ini diwujudkan melalui keikutsertaan dalam the 2026 Annual Meeting of the Geography Society yang diselenggarakan di National Changhua University of Education pada 25 April 2026. Partisipasi ini merupakan bagian dari Student Mobility Program yang bertujuan memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan akademik, serta memperkuat jejaring internasional sivitas akademika UGM. Delegasi terdiri dari 14 peserta yang meliputi dosen, mahasiswa S2 dan S3, serta alumni, yang seluruhnya berperan aktif sebagai presenter dalam berbagai sesi ilmiah.
Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan Universitas Gadjah Mada, Enjang Asri, berhasil mempresentasikan abstrak penelitiannya pada 2025 Sustainable Asia Conference (SAC 2025) yang diselenggarakan oleh Singapore University of Social Sciences pada tanggal 29-30 Oktober 2025. Dalam forum internasional tersebut, Enjang Asri menyampaikan abstrak yang berfokus pada pentingnya pembentukan koalisi gerakan penanganan sampah di Yogyakarta. Presentasi ini menyoroti kenyataan bahwa berbagai penggerak isu persampahan di Yogyakarta hingga kini masih bekerja secara terfragmentasi dan berjalan sendiri-sendiri, sehingga upaya pengurangan sampah belum mencapai efektivitas yang optimal.
21-23 Agustus 2024, Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UGM yang diwakili oleh Dr. Sudaryatno, M.Si. dan Dr. Nurul Khakhim, M.Si. menghadiri Rakernas PEPSILI ke-XI di Bali. Adapun Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan (PEPSILI) merupakan organisasi jaringan kerjasama antar seluruh program studi ilmu lingkungan di Indonesia sebagai kelembagaan berbadan hukum untuk mengembangkan ilmu lingkungan berdasarkan Tridharma Perguruan Tinggi terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.