Purworejo, 7 Februari 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) Ilmu Lingkungan melaksanakan kegiatan penyelidikan potensi airtanah di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat serta menunjang sektor pertanian melalui pendekatan teknologi survei geofisika.


(Dokumentasi Kegiatan)
Penyelidikan Batch 1 dilaksanakan di beberapa wilayah, meliputi Kecamatan Bener (Desa Mayungsari dan Desa Jati), Kecamatan Gebang (Desa Penungkulan), Kecamatan Banyuurip (Desa Tri Warno dan Desa Wangunharjo), Kecamatan Grabag (Desa Grabag). Secara keseluruhan, survei direncanakan dilakukan pada 20 titik yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kabupaten Purworejo. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahap, yaitu Tahap I (Batch 1): 6 lokasi, Tahap II (Batch 2): 7 lokasi, Tahap III (Batch 3): 7 lokasi. Pembagian tahapan ini dilakukan untuk memastikan proses survei berjalan sistematis, terukur, dan menghasilkan data yang komprehensif sebagai dasar rekomendasi teknis pengeboran.
Tim pengabdian yang terlibat terdiri atas Dr. Sudaryatno, M.Si., Dr. Tjahyo Nugroho Adji, S.Si., M.Sc.Tech., dan Nor Muhamad Iskandar, S.Si., M.Sc., dengan dukungan dari Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UGM. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Alumni SMA 1 Purworejo (Muda Ganesha) yang diwakili oleh Marsda Paminto Bambang Pamungkas, yang memberikan dukungan dana mitra sebesar Rp100.000.000, serta PP Kagama Pemberdayaan Masyarakat yang turut memberikan dana mitra sebesar Rp30.000.000.
Dalam pelaksanaannya, tim memanfaatkan teknologi electro-magnetic untuk mendeteksi potensi airtanah di bawah permukaan tanah. Teknologi ini dinilai efektif dalam mengidentifikasi lokasi akuifer serta menentukan titik-titik yang memiliki peluang tinggi untuk dilakukan pengeboran sumur airtanah.


(Dokumentasi Kegiatan)
Penyelidikan potensi airtanah ini merupakan tahapan awal sebelum dilaksanakannya pengeboran. Hasil survei akan digunakan sebagai dasar perencanaan teknis pengeboran guna meningkatkan tingkat keberhasilan sumur yang dibangun serta memastikan pemanfaatan airtanah dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan komitmen Sekolah Pascasarjana UGM dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat sesuai dengan prinsip tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan program ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek terhadap kebutuhan air bersih, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan air dan pangan di Kabupaten Purworejo.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 (Clean Water and Sanitation/Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 2 (Zero Hunger/Tanpa Kelaparan) melalui penguatan ketahanan pangan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Nor Muhamad Iskandar