Yogyakarta, 25 Februari 2026 – Program Studi Magister Ilmu Lingkungan menyelenggarakan kegiatan pembekalan perdana Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026 pada Rabu (25/2) di Ruang E502, Gedung KLMB, Fakultas Geografi. Kegiatan ini diikuti oleh 42 mahasiswa yang berasal dari angkatan Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dan Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Pembekalan ini menjadi tahap awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum pelaksanaan KKL yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026.


(Dokumentasi Kegiatan)
Kegiatan pembekalan menghadirkan lima dosen pembimbing, yaitu Dr. Sudaryatno, M.Si., Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si., Dr. Tjahyo Nugroho Adji, S.Si., M.Sc.Tech., Dr. Noorhadi Rahardjo, M.S., serta Dr. Priyaji Agung Pambudi, S.Pd., M.Si. Dalam sesi ini, para pembimbing memberikan gambaran awal mengenai rencana kegiatan KKL yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
KKL 2026 mengangkat tema besar “Kajian Ketahanan dan Tata Kelola Lingkungan” yang bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai berbagai tantangan lingkungan serta upaya pengelolaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pendekatan ilmiah lintas bidang dalam mengkaji kondisi lingkungan. Dalam pembekalan perdana ini juga dipaparkan sejumlah rencana materi kajian yang akan menjadi fokus penelitian lapangan mahasiswa. Beberapa topik yang direncanakan antara lain kajian banjir pesisir yang akan dibimbing oleh Dr. Sudaryatno, kajian abrasi dan intrusi air laut oleh Dr. Tjahyo Nugroho Adji, analisis stok karbon pesisir oleh Dr. Emilya Nurjani, kajian struktur vegetasi dan fauna oleh Dr. Priyaji Agung Pambudi, serta kajian aspek sosial dan kualitas lingkungan oleh Dr. Noorhadi Rahardjo.


(Dokumentasi Kegiatan)
Para pembimbing menyampaikan bahwa topik, metode, serta teknis pelaksanaan kegiatan KKL masih bersifat tentatif dan akan terus disempurnakan seiring dengan rangkaian pembekalan berikutnya. Proses ini bertujuan untuk memastikan kesiapan akademik maupun teknis mahasiswa sebelum terjun langsung ke lokasi penelitian di wilayah pesisir.
Melalui kegiatan KKL ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman pembelajaran berbasis lapangan, tetapi juga mampu menghasilkan kajian ilmiah yang berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan kajian ilmiah terkait ketahanan lingkungan dan tata kelola wilayah.
Penulis: Ulyn Nuha